Arosuka, Kaba Minangkabau news,– Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH resmi melantik Syofiar Syam, S.Sos., M.Si sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Solok dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 59 pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok. Sebelumnya, Syofiar Syam menjabat sebagai Analis Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Solok.
Penempatan Syofiar Syam pada jabatan strategis tersebut dinilai menarik karena selain memiliki pengalaman birokrasi di sejumlah perangkat daerah, ia juga pernah bertugas pada bidang kehumasan Pemerintah Kabupaten Solok. Pengalaman tersebut dianggap menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan Kesbangpol yang tidak hanya berkaitan dengan stabilitas politik dan keamanan daerah, tetapi juga kemampuan membangun komunikasi yang efektif dengan berbagai elemen masyarakat.
Kesbangpol merupakan perangkat daerah yang memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan nasional di tingkat daerah, memperkuat wawasan kebangsaan, memfasilitasi kehidupan politik yang demokratis, melakukan pembinaan organisasi kemasyarakatan, serta menjaga kondusivitas daerah melalui deteksi dini dan pencegahan potensi konflik sosial.
Dalam konteks pemerintahan modern, tugas Kesbangpol tidak lagi hanya berfokus pada aspek administratif dan koordinasi keamanan semata. Kesbangpol juga dituntut mampu membangun komunikasi publik yang baik, memperkuat literasi kebangsaan, serta menjadi penghubung antara pemerintah dengan berbagai kelompok masyarakat, organisasi kemasyarakatan, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, maupun organisasi politik.
Pengalaman Syofiar Syam di bidang komunikasi publik dinilai dapat menjadi nilai tambah dalam menjalankan tugas tersebut. Saat bertugas di lingkungan kehumasan pemerintah daerah, ia terlibat dalam proses pengelolaan informasi publik, penyampaian kebijakan pemerintah kepada masyarakat, serta membangun hubungan dengan media dan pemangku kepentingan lainnya.
Kemampuan komunikasi publik tersebut memiliki keterkaitan erat dengan fungsi yang selama ini dikenal dalam bidang Pengelolaan Komunikasi Publik (PKP), yaitu mengelola informasi pemerintahan, membangun komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, melakukan pemetaan opini publik, serta menyampaikan informasi yang edukatif dan mudah dipahami masyarakat.
Di era keterbukaan informasi saat ini, kemampuan memahami dinamika komunikasi publik menjadi salah satu kebutuhan penting bagi seorang pimpinan perangkat daerah. Terlebih Kabupaten Solok tengah menghadapi berbagai agenda strategis pembangunan yang membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat secara luas.
Sejumlah kalangan menilai pelantikan Syofiar Syam sebagai Kepala Kesbangpol dapat menjadi momentum untuk memperkuat pendekatan kolaboratif dalam menjaga stabilitas daerah. Tantangan yang dihadapi pemerintah saat ini tidak hanya terkait penyelenggaraan pemerintahan, tetapi juga bagaimana membangun ruang dialog yang sehat di tengah masyarakat, merawat persatuan, serta mencegah berkembangnya informasi yang berpotensi memicu konflik sosial.
Dengan latar belakang pengalaman birokrasi, investasi daerah, serta komunikasi publik, Syofiar Syam diharapkan mampu menghadirkan pendekatan yang lebih informatif, edukatif, dan akseleratif dalam menjalankan tugas Kesbangpol. Tidak hanya menjaga stabilitas politik dan ketertiban sosial, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan Kabupaten Solok.
Pelantikan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Solok memperkuat kapasitas organisasi perangkat daerah melalui penempatan aparatur yang diharapkan mampu menjawab tantangan birokrasi yang semakin kompleks. Ke depan, publik tentu menantikan kontribusi nyata Kesbangpol dalam menjaga kondusivitas daerah sekaligus mendorong terciptanya iklim pembangunan yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.
(KMKN)


